Episode 5: Kerasukan dan Studytour

Sekolah seperti biasanya huft, aku malah jadi semangat ke sekolah karena aku ga pernah merasakan yang namanya berteman dengan baik hahaha, apalagi ini SMA, aku harus memanfaatkan waktu SMA ku. Sekolah kami emang ga begitu besar, begitu juga kalau mengadakan acara studytour, ga akan pergi ke tempat yang jauh banget, jarak-jarak yang dekat setidaknya kami bisa belajar di tempat yang ga pernah aku kunjungi sebelumnya. Karena sekolah kami di Bandung, ya ga akan jauh pergi ke Dago, Lembang, Padalarang, dan sebagainya. Di episode kali ini memang kami akan mengadakan studytour pertama kami yaitu ke Lembang dan Dago Pakar. TAPI … ada kejadian yang perlu kalian tau apa yang kami (beberapa siswa X-3) alami. APA ITU?

Bandung, 2009

2 HARI SEBELUM STUDYTOUR

Aku dan teman-teman X-3 sedang bermain bersama di lapangan dan ngobrol-ngobrol dengan teman-teman dari kelas lain mengenai studytour, ada yang bilang bosen karena tempatnya sering dikunjungi, ada juga yang belum pernah, ada juga yang excited, ada juga yang biasa-biasa aja. Apa yang pernah aku katakan sebelumnya, banyak dari teman-teman X-3, khususnya laki-laki yang tinggal di asrama, asrama yang diberikan oleh sekolah untuk siswa-siswa yang jauh dari kampung halamannya. Ada juga yang tinggal di kost, salah satunya Ilyas yang berasal dari Depok sebenarnya ia tinggal di kost sendirian di Bandung. Ilyas sering berkumpul sama teman-teman X-3 di asrama, teman-teman X-3 yang tinggal di asrama antara lain: Diki asal Garut, Ahmad Zaki asal Madura, Heri asal Lampung, Wanda asal Depok, Rifa asal Sumedang, ada juga Zaqi. Hmm segitu ga ya? Aku agak lupa-lupa inget sih haha. Nah Ilyas dan Wanda mengajak ku untuk menginap di asrama, masalah tidur dimananya bisa diatur itu mah.

Tapi ada perubahan jadwal kalau Ilyas mau melakukan sesuatu dulu, sehingga besok ga akan nginep di asrama, jadi aku putuskan aku saja yang menginap. Ya hitung-hitung hemat bensin dari rumah dan juga jarak dari asrama ke sekolah memang lebih dekat karena cuman jalan kaki, selain itu memang enaknya rame-rame buat pergi ke sekolah.

1 HARI SEBELUM STUDYTOUR

Ilyas ga jadi nginep di asrama karena masih ada urusan dengan teman-teman yang lain, jadi kata Ilyas, “Besok saya pagi-pagi banget yang ke asrama deh biar kita pergi ke sekolah bareng.” Ya udah jadi Ilyas tetep nginep di kost tapi nanti pagi-pagi nyusul ke asrama. Karena para guru menyuruh kami hadir di sekolah jam 6 pagi, jadi kemungkinan Ilyas dateng jam setengah 6 ke asrama menjemput teman-teman yang lain. Jarak kost Ilyas dengan asrama memang ga begitu jauh, cuman aahhh deket banget jalan kaki itu mah.

Aku pulang ke rumah untuk mengambil perlengkapan buat studytour, sore hari aku berangkat menuju asrama untuk menginap disana. Awalnya Diki menyuruhku untuk tidur di kamarnya bersama Ahmad Zaki, tapi aku sering banget numpang tidur disitu. Wanda menginginkan ada teman di kamarnya karena jarang-jarang ada temen dari Bandung nginep di asrama. Jadi, aku putuskan untuk tidur di kamar Wanda.

DINI HARI, JAM 2 PAGI

Sungguh luar biasa, aku sangat-sangat hampir tidak pernah merasakan suasana ini sebelumnya dengan teman-teman, banyak sekali dari mereka yang sudah bangun untuk shalat tahajud dan membaca Qur’an sebelum subuh, sebagian orang bersih-bersih di asrama dan sebagian mencuci. Memang karena ada beberapa orang juga yang menginap di asrama selain aku, membuat kondisi asrama jadi lebih ramai dari sebelumnya. Di dalam kamar Wanda, aku terus mendengarkan orang-orang yang sedang membaca Qur’an, sedangkan Wanda masih tidur. DASAR WANDA! Jadi aku harus bangunin Wanda dulu deh.

Pada saat subuh, memang aku sedang berkomunikasi dengan beberapa teman-teman X-3 lainnya, ya teman-teman perempuan juga sih. Sambil menuggu giliran mandi, memang yang duluan mandi tuh orang-orang yang mau studytour biar ga tabrakan sama siswa lainnya yang juga mau sekolah. Oh iya aku lupa kasih tau kalau asrama ini khusus laki-laki ya. Kamar mandinya ada 2, 1 dekat pintu masuk dan 1 lagi ada di dekat dapur. Di dapur ada tangga menuju ke lantai 2, hanya untuk menjemur pakaian. Tepat jam setengah 4 pagi, teman kami, Heri, mandi dan setelah mandi dia pergi ke lantai atas untuk menjemur dan berdiam diri disana. Aku juga agak bingung, apa Heri seperti itu sebelumnya?.

Wanda mulai mandi di kamar mandi dekat pintu masuk asrama. Aku dan teman-teman yang lain menyiapkan barang-barang untuk studytour, Rifa sedang bertugas mencuci piring, tapi tiba-tiba …

MATI LAMPU DAN GELAP SEKALI KARENA MATAHARI BELUM TERBIT

Wanda yang sedang mandi berteriak, “Uuuhhh aku ada yang nemenin gelap-gelapan gini lho.” WHAT THE HECK WANDA! Candaan Wanda yang sebenarnya membuat orang-orang marah. Diki dan Rifa sebagai ketua dan wakil ketua X-3 menegur Wanda agar tidak mengatakan hal-hal semacam itu. Beberapa menit kemudian, Rifa yang masih mencuci piring di dapur, tiba-tiba melihat sebuah piring yang sudah dicuci menjadi PATAH, bukan PECAH, tapi … patah? Jadi tiba-tiba patah begitu saja lho. Kondisi asrama sudah terang kembali karena lampu sudah menyala.

Rifa memanggil beberapa senior dan bingung dengan piring yang tiba-tiba patah, bukan retak ya, ini mah udah copot masalahnya, bukan cuman retak, walaupun bukan terbelah setengahnya tapi ya mungkin seukuran baterai C (cari di internet deh baterai ukuran C), mungkin agak lebih dikit sih. Padahal si piring itu disimpan di tempat yang sudah dicuci, ga ada angin atau benda keras yang menimpa, tiba-tiba piring itu patah begitu saja. Wanda yang selesai mandi akhirnya pergi ke dapur menemui Rifa dan bertujuan ingin menjemur handuknya di lantai atas. Aku masuk ke dalam kamar mandi yang sudah Wanda pakai sebelumnya. Sesaat setelah itu, Heri akhir turun dari atas dengan muka pucat dan dingin, tangganya memang ada di dapur jadi otomatis Rifa dan Wanda melihat Heri yang turun dari lantai 2, tapi kok Heri agak aneh.

Mendadak Heri ingin memukul Wanda, dan Heri seperti ingin berkelahi dengan Wanda. Rifa yang melihat kejadian itu langsung melerai, TAPI ITU BUKAN HERI, GUYS! Ternyata Heri dirasuki oleh makhluk halus, Heri berubah lagi dan merasa takut ketika melihat Rifa, dan mundur perlahan-lahan, sambil menunduk dengan memohon ampun. Rifa langsung berteriak, “SIAPA KAMU! KELUAR! SIAPA KAMU!” Rifa langsung memanggil teman-teman dan senior yang lain karena Rifa tau kalau Heri kesurupan. Semua di asrama membantu dan membawa Heri ke salah satu kamar, semua membaca Qur’an dan Heri yang sedang berbaring seolah-olah kesakitan.

HAMPIR JAM 5 PAGI

Kondisi di asrama sudah mulai normal kembali, Heri pun sudah sadar, semuanya sudah hampir siap dan tinggal makan-makan. Matahari memang masih belum terbit, ketika kami ingin makan, tiba-tiba … ADA SEORANG NENEK YANG MENDADAK MASUK KE ASRAMA, Nenek itu berjalan tidak normal dan katakanlan pergerakannya seperti ROBOT. Semua pergerakan nenek tersebut benar-benar patah-patah, begitu juga leher dan mukanya (Ah aku bingung menjelaskannya gimana, cuman aku dan teman-teman di asrama yang melihat kejadian itu). Usianya seperti lebih dari 60-70 tahun. Nenek itu berbicara bahasa Sunda dan kami hanya terdiam melihat nenek tersebut terus berjalan sampai ke dapur. Aku dan teman-teman yang lain hanya terdiam dan aku tidak melihat ke arah dapur. Nenek tersebut keluar dari dapur dan keluar dari asrama. Apa yang dibicarakan oleh nenek tersebut saat menggunakan bahasa Sunda, singkatnya “Jangan ribut!” itu inti dari penjelasan nenek tersebut, tapi apa yang kami lihat seperti bukan manusia, karena PERGERAKANNYA ITU LHO DAN MUNCUL SECARA TIBA-TIBA.

Saat nenek itu keluar beberapa detik, kami pun ikut keluar dan mencarinya, tiba-tiba menghilang begitu saja dan sungguh itu jalan sebenarnya bukan labirin, kalau kita lari tuh pasti masih bisa dikejar, tapi kok ini ga ketemu ya neneknya.

Sesaat setelah tiba-tiba Ilyas datang ke asrama menyambut kami, “HALOO!” lalu semua bertanya, “Yas, kamu melihat ada nenek yang lewat ga?” Ilyas bilang, “Ga ada.” Aduh makin aja serem! Ilyas sedikit bingung apa yang terjadi di asrama karena semua muka seperti sedang panik.

JAM SETENGAH 6 PAGI

Setelah makan, aku, Ilyas, Diki, Rifa, Zaki, Zaqi, Heri, dan Wanda, pergi ke sekolah bersama-sama. Akhirnya kita sampai juga di sekolah dan bertemu teman-teman lainnya. Pesan dari senior yang ada di asrama adalah “Jangan meninggalkan Heri sendirian.” Jadi kami tetap bersama-sama pada saat studytour berlangsung.

ACARA STUDYTOUR

Kami pergi ke sebuah tempat yang tinggi, ya tentu itu adalah Lembang. Dinginnya dan masih pagi-pagi, sesampai di lokasi kami harus pergi tempat yang lebih tinggi lagi, ya ampun, dan harus jalan kaki, karena kendaraan apapun ga bisa lewat sini. Saat di tempat yang lebih tinggi, kami diberikan banyak arahan oleh guru-guru, dan juga belajar mengukur pegunungan. Tidak lupa juga kami tentunya selalu foto-foto di tempat yang tinggi itu.

dxeps05-01dxeps05-02dxeps05-03dxeps05-04dxeps05-05dxeps05-06dxeps05-07dxeps05-08dxeps05-10dxeps05-11dxeps05-12dxeps05-13dxeps05-14dxeps05-15dxeps05-16

Setelah foto-foto kami turun lagi dan perjalanannya jauuuhhh banget pokoknya pegel kaki deh, melewat jalan raya, melewat jalan yang ga bisa dilewatin pake kendaraan, melewati jalanan yang sepi, dan sebagainya. Setelah perjalanan yang turun terus-menerus, kami duduk-duduk di pinggir karena kelelahan dan butuh istirahat. Kami menuju Patahan Lembang juga.

dxeps05-17dxeps05-18dxeps05-19dxeps05-20dxeps05-21dxeps05-22dxeps05-23

Perjalanan tetap ditempuh dengan cara berjalan kaki, selama perjalanan memang kami juga terus belajar sesuai dengan mata pelajaran yang diberikan. Jalan terus jalan terus, kami akhirnya sampai di Dago Pakar, tidak lupa kami juga mengunjungi Goa Belanda dan juga Goa Jepang.

dxeps05-25dxeps05-26dxeps05-27dxeps05-28dxeps05-29dxeps05-30dxeps05-31dxeps05-32dxeps05-33dxeps05-34

Dan ya itulah studytour kami, sayangnya moment kelas 1 SMA ku tidak difoto seperti mereka, KARENA AKU YANG MEMOTRETNYA! Haha, jadi wajar aja wajahku benar-benar jarang sekali muncul di foto, karena aku yang terus-menerus memotret selama studytour.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: