Episode 13: Perubahan

Saat kami naik ke kelas 3 SMA, memang sudah banyak perubahan dari setiap orang menjadi lebih dewasa, walaupun masih dikategorikan tingkat remaja menengah dan atas. Sebelumnya aku pernah memberitahukan bahwa sekolah kami tidak memiliki lahan yang luas dan bangunan yang tinggi, aku kasih tau lagi ya, kalau aku dan teman-teman adalah angkatan ke-6. Kenapa aku kasih tau lagi? Karena pada saat kelas 3 SMA, ih ternyata banyak banget murid yang masuk sekolah kami dan malah melebihi kapasitas.

Sekolah kami walaupun kecil dan sempit tapi bercabang. Sebenarnya ada 3 gedung/bangunan terpisah, namanya tetep sama kok misalkan nama sekolah kami adalah SMA A, ya walaupun beda lokasi/tempat tetap saja namanya juga SMA A, bukan SMA A/I dan SMA A/II hahaha, gitulah intinya, ga akan berubah. Jarak dari sekolah bangunan pertama ke bangunan kedua tidak begitu jauh, kami bisa menempuhnya hanya dengan jalan kaki, walaupun kadang-kadang ada juga siswa yang menggunakan sepeda motor. Di bangunan 2 biasanya digunakan untuk pameran, panggung, presentasi, bahkan acara-acara lain seperti acara reuni, alumni, buka puasa, dan sebagainya.

Lalu bagaimana dengan bangunan 3? Yaa, jaraknya agak jauh sebenarnya dari bangunan 1 dan 2, kami memang harus menggunakan kendaraan untuk menuju ke sana. Bangunan 3 biasanya digunakan untuk murid-murid kelas 3 SMA, KHUSUS! Alasan pertama memang karena siswa baru setiap angkatannya bertambah lebih banyak, sehingga angkatan senior biasanya yang dipindahkan, walaupun begitu memang resikonya masalah jarak ada yang semakin jauh ada juga yang semakin dekat. Ya kebetulan sebenarnya bangunan 3 ini bisa dibilang letak geografis yang strategis, dekat dengan rumah sakit, pasar, restaurant, dan terutama mall (buat yang suka ke mall tinggal jalan kaki). Sayangnya akses untuk pergi ke mesjid agak sulit sehingga kami harus menggunakan kendaraan untuk pergi ke mesjid, terutama buat para laki-laki yang mau shalat Jum’at. Lebih parahnya bangunan 3 lebih kecil daripada bangunan 1 dan 2.

Untuk itu, kami yang sudah naik ke kelas 3, kami dipindahkan ke bangunan 3, jauh dari junior-junior. Biasanya buat para laki-laki yang mau shalat Jum’at mereka pergi ke bangunan sekolah yang utama/pertama, bisa memarkirkan kendaraannya di sekolah dan pergi ke mesjid dengan berjalan kaki (selain itu bisa ketemu junior dan naksir sana-sini). HAHA!

Eh bangunan 1 ternyata ada perubahan juga pada saat kami naik ke kelas 3, ternyata sekolah utama jadi bertingkat hahaha, SEPERTI BIASA! Ya namanya juga sekolah, pasti berkembang, setiap mau lulus atau udah lulus pasti aja sekolah malah jadi makin bagus hahaha. Bangunan 1 ini berubah memiliki 2 lantai, tapi lantai kedua hanya digunakan untuk nongkrong, kantin, makan, dan sebagainya, ga ada kelas di lantai 2.

Bandung, Agustus 13, 2010

Tepat pada bulan Ramadhan di tahun 2010, kami mengadakan reuni sekaligus acara buka puasa bersama yang ketiga kalinya, kami pun sudah kelas 3 SMA. Suatu kehormatan rumahku digunakan sebagai acara Deotrix karena jarak dari bangunan 3 ke rumah ku tidak begitu jauh walaupun tetap harus menggunakan kendaraan. Saat kelas 3 SMA ini, menurutku sudah banyak perubahan yang dilakukan oleh aku dan teman-teman X-3. Acara puasa tahun lalu memang sedikit yang hadir dan kurang persiapan, tapi di tahun ini bisa dibilang 98% hadir semua dan memiliki persiapan yang lebih matang.

Sebenarnya acara buka puasa Deotrix kali ini sudah direncanakan jauh-jauh hari, mulai dari makanannya, siapa saja yang bisa hadir, menentukan tanggalnya, begitu juga lokasinya. Aku sebagai tuan rumah mengizinkan teman-teman Deotrix mengadakan acara buka puasa di rumah ku pada tanggal 15 Agustus. Tidak disangka-sangka bahwa yang biasanya pada ga bisa, kali ini banyak yang bisa hadir. Ya sudah banyak ortu yang mengizinkan Deotrix untuk keluar malam hahaha.

Bandung, Agustus 14, 2010

Acaranya memang diadakan di rumah ku, sudah banyak Deotrix yang sering bermain ke rumahku, menginap, dan sebagainya, tetapi ada beberapa Deotrix juga yang belum pernah. Jadi, kami mendiskusikan pada hari tersebut untuk merencanakan akses perjalanannya juga.

Buat yang sudah pernah ke rumah ku, seperti Diki, Nisa, Hamzah, Royan, Ilyas, Rifa, Wangi, Gea, Adam, Fedian, Fadhlan, dan sebagainya, (capek disebutin satu-satu) Ya pokoknya, seperti Fajar, Ima, Ahmad Zaki, Heri, Rangga, Ai Herlina, Ugen, dan Dinda, memang belum tau rumah ku, sisanya udah pada pernah main. NAAHHH! Buat beberapa orang yang biasa menggunakan kendaraan lebih memilih untuk pergi sendiri dan dikasih rute nya daripada bareng-bareng, sekalian jalan-jalan sih katanya. Buat beberapa orang yang tidak biasa menggunakan kendaraan, seperti Fajar, Ima, Ahmad Zaki, dan Ai memilih untuk menunggu di sekolah bangunan 3, nanti biar beberapa orang menjemput mereka.

Bandung, Agustus 15, 2010

Persiapan sudah siap, lokasi sudah siap, lalu … tepat pada jam 3 sore, mendadak beberapa motor berombongan datang, seperti Royan, Diki, Nisa, Hamzah, Wangi, dan Gea sudah hadir lebih awal. Buat laki-laki, seperti Diki, Hamzah, dan … Royan? Royan??? HAHA, iya dia laki-laki kok hahaha. Mereka memindahkan bangku-bangku dan meja ada yang dikeluarin ada yang di geser-geser. Setelah itu ya foto-foto deh dan menunggu teman-teman yang lain.

dxepp13-1dxepp13-2dxepp13-3

Ada Adam dan Birry juga hadir. Pukul setengah 5 sore, beberapa orang ada yang sudah hadir di sekolah dan beberapa orang dalam perjalanan. Aku, Royan, Birry, dan Diki memutuskan menjemput beberapa orang di sekolah bangunan 3 dengan menggunakan motor.

Perubahan yang dilakukan Deotrix di tahun 2010 ini, tidak hanya masalah perizinan orang tua semakin mudah, tetapi orang tua juga semakin percaya kepada anaknya masing-masing. Selain Deotrix juga banyak yang berubah (jadi lebih dewasa), uniknya sebelumnya tahun 2008, 2009, buka puasanya tanpa baca Qur’an (sama saja seperti buka puasa kebanyakan orang yang cuman kumpul tapi menunggu adzan dangan cara ngobrol). Di tahun 2010 dan seterusnya, kami selalu membaca Al-Qur’an sebelum adzan Maghrib berkumandang, itu juga karena bimbingan dari sekolah dan ketua kami, Diki, yang mengingatkan kami untuk membaca kitab suci Al-Qur’an, dan kami juga tidak pernah lupa untuk shalat. Aku setuju dengan apa yang Deotrix lakukan, sering-seringlah seperti ini, buka puasa tidak hanya reuni atau ngobrol-ngobrol, tapi juga jangan lupa baca Qur’an bersama-sama dan shalat berjama’ah.

dxepp13-4dxepp13-5dxepp13-6dxepp13-7dxepp13-8dxepp13-9dxepp13-10dxepp13-11dxepp13-12dxepp13-13dxepp13-14dxepp13-15dxepp13-16dxepp13-17

Ya acara kali ini memang sungguh menyenangkan, tapi tidak lupa untuk menjaga sopan santun dan tidak mengganggu tetangga lainnya. Selanjutnya buka puasa dilakukan seperti biasa, mulai dari makanan pembuka, seperti yang manis-manis dan beberapa makanan ringan asin. Setelah itu, baru makan makanan yang berat, BATU BATA! GARING YA? Hahaha!

dxepp13-18dxepp13-19dxepp13-20dxepp13-21dxepp13-22dxepp13-23dxepp13-24dxepp13-25dxepp13-27dxepp13-28dxepp13-29dxepp13-30dxepp13-31dxepp13-32dxepp13-33

Tepat di hari acara ini, ternyata bertepatan dengan hari ulang tahun Birry. Hmm oh ya aku lupan ngasih tau satu hal kepada kalian kalau masuk kelas 3 SMA, terjadi banyak cinlok (di Deotrix) sih sebenarnya, salah satunya sih pasangan Birry dan Dira (walaupun sekarang sih udah putus), tapi temen-temen udah memperingatkan juga kalau ada kata “putus” jangan sampai punya dendam atau malah ga menghargai, karena disini Deotrix, silakan pacaran sesama Deotrix tapi jangan sampai persahabatan ini juga pecah hahaha, tetap saling silaturahmi.

Saat itu Birry diberikan kejutan oleh kami, dan Dira memegang kue ulang tahun pada saat lampu dimatikan, Birry terkejut dan biasa aja (eh) maksudnya, senenglah ya pasti hahaha. Apalagi beberapa hari kemudian setelah ulang tahun Birry adalah ulang tahun Wangi dan Rangga. Birry benar-benar dijaili oleh teman-teman yang lain, kadang mulut Birry dimasukin banyak coklat yang dibawa oleh Ilyas, sampe mulut Birry penuh dengan coklat. Hati-hati juga ya guys, takutnya tersedak jadi ga bisa nafas.

dxepp13-34dxepp13-35dxepp13-36dxepp13-37dxepp13-38dxepp13-39

Well ya, yang aku sukai dari Deotrix adalah walaupun ada beberapa orang yang memiliki hubungan spesial, tapi semuanya benar-benar sangat dewasa, walaupun putus tapi tetap saling kontak-kontakan (kalau masalah ada perasaan atau ngga ada sih urusan mereka aja), yang jelas silaturahmi harus tetap dijaga dan jangan ada saling benci. Walaupun bukan jodohnya atau sudah jadi mantan, kalau bisa tetap menghadiri pernikahannya, kita sebagai teman Deotrix.

Agak larut juga Deotrix pulangnya dan sebagian para cowok masih menetap untuk bermain video game (ga akan jauh dari main sepak bola bikin tournament). Makasih banyak yang udah hadir. MAKASIH BANYAK SAYANGKU SEMUANYA!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: