Episode 22: Rindu Basecamp (PG)

PENGUMUMAN! Buat kalian yang sebenarnya kebingungan, “Kok ada episode yang dikasih belakangnya ada (PG) tapi beberapa episode lainnya ga ada tulisan itu?” Ada tulisan PG yang ada di belakang judul singkatan dari PICS GALLERY, sebenarnya isi episode tersebut ga terlalu banyak cerita dan biasanya lebih mengacu pada kegiatan temen-temen X-3, jadi kebanyakan hanya berisikan foto-foto kenangan X-3 saja. “Terus kenapa PG ga dibikin halaman khusus? Kenapa dimasukin ke episode juga?” Oke, untuk hal tersebut dikarenakan aku membuat urutan kejadian yang sebenarnya. Misalkan aku udah bikin episode mengenai tahun 2016, ga mungkin next episode-nya tentang PG yang berisikan tahun 2008, 2009, atau tahun-tahun lainnya sebelum tahun 2016. Jadi ga berurutan dong? Makanya, aku menyesuaikan urutan ini sesuai dengan pengalaman yang sebenarnya. Pertanyaan terakhir, “Kalau misalnya aku mau baca yang bukan PG gimana? Masih tetep nyambung?” Sebenarnya nyambung-nyambung aja, karena PG kan cuman tentang foto-foto.
—————————————————————————————————-
Hampir setahun aku memang merasakan yang namanya perkuliahan, uhhh senengnya. Bersyukur bimbingan dari orang-orang pada saat SMA, aku gunakan dengan baik diperkuliahan, bisa ngatur belajar dengan baik, ujian ga panikan, kalau deadline aku juga bisa tetap tenang dan ga tegang, dalam waktu yang padat aku masih bisa mengatur waktu untuk bermain, aku juga bisa bersosialisasi dengan baik dengan teman-teman. Ya, karena masih awal kuliah, jadi ga begitu padat juga jadwalnya sih, setidaknya masih bisa di handle.

Banyak dari teman-teman kuliah yang kadang bingung dengan ku ketika di perkuliahan aku begitu semangat dan mengatur jadwal dengan baik. Semakin lama mereka mengenaliku, sebenarnya mereka lebih sering menebak dari golongan darah, “Hmm sifat kamu kaya gini amat, pasti kamu golongan darahnya ….” APA HAYO? Tapi rata-rata pada jawab bener sih hanya karena melihatku seperti ini. KLIK FOTO UNTUK DIPERBESAR!

Pada saat aku sedang kuliah di kampus, tiba-tiba Diki memberikan kabar pada ku, basa basi gimana kabar dan sebagainya. Setelah itu, Diki bilang, “Gimana kalau saya sama yang lain pergi ke sana, cuman buat ketemuan aja, sekalian silaturahmi, ini ada rombongan.” Lho emang Deotrix lagi ngapain dan habis darimana sampe pada akhirnya memilih ke rumah ku secara rombongan?

Ya udah deh aku mengizinkan mereka untuk datang ke rumah ku. Setelah aku pulang kuliah aku langsung menunggu mereka di rumah, mereka yang hadir diantaranya ada Fajar, Royan, Hamzah, Diki, Anisa, Ajeng, Ninis, Ein, Dira, Gea, Wangi, dan Iam. Entah kenapa dadakan seperti ini jadi ya udah sih ga apa-apa, aku juga kangen sih sama mereka hahaha.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: