Episode 27: Pernikahan dan Bekasi

Sebenarnya ada beberapa temen kami di sekolah atau junior dan senior yang sudah menikah juga, tapi tentunya apa yang ingin aku bahas harus bisa selalu berhubungan dengan Deotrix. Untuk Deotrix sendiri, selain Ai yang sudah menikah, kali ini kami akan berangkat ke Bekasi untuk menghadiri undangan pernikahan Anisa dan (calon) suaminya. Rencananya kami akan menggunakan 2-3 mobil untuk menuju ke pernikahan Nisa untuk yang berangkat bareng-bareng lho ya yang aku ceritain ini, karena ada beberapa temen Deorix yang ga akan barengan berangkatnya, tapi nanti pasti ketemu kok disana.

Bandung, Agustus 8, 2015

Masih di tahun 2015, bisa dibilang ya hampir 1 tahun setelah Anisa wisuda, kali ini Anisa sudah dipinang oleh lelaki pujaannya. Kami yang berencana berangkat bersama-sama, pada hari Sabtu, hari sebelum acara pernikahan, teman-teman Deotrix berencana menginap di rumah Ugen (sebagian) karena mobil-mobil untuk berangkat ke Bekasi ada disana. Rumah Ugen dan rumah Gea ga terlalu jauh, sebenarnya bisa sih jalan kaki juga. Nah sebagian perempuan ada yang menginap di rumah Ugen, ada juga yang menginap di rumah Gea. Untuk para laki-laki gimana? Ya, yang laki-laki yang ikut pada nginep di rumah Ugen, tidur di ruang tengah sambil menonton tv. (tenang, sudah diizinkan kok)

Kenapa kok menginap? Karena kami akan melakukan perjalanan besok, hari Minggu, pada saat setelah shalat Subuh. Takut macet dan takut kehilangan arah karena kami juga masih harus mencari lokasi pernikahannya, jadi bakal ngabisin waktu, itulah kenapa kami harus berangkat subuh.

MALAM HARI SEBELUM PERNIKAHAN

Aku berencana berangkat dengan Birry ke rumah Ugen bersama-sama, jadi Birry menunggu ku di SMA bangunan pertama, setelah shalat Isya, sekitar jam setengah 8, kami pergi ke sebuah mini market untuk membeli cemilan/snack selama perjalanan nanti, ya sedikit aja sih ga akan beli banyak-banyak, khususnya aku yang selalu membawa persiapan, aku selalu menyiapkan beberapa obat untuk berjaga-jaga kalau ada yang sakit atau mual dalam perjalanan.

Setelah dari mini market, aku dan Birry (menggunakan motor masing-masing) masih harus mencari lokasi rumahnya Ugen, kami ga pernah ke sana soalnya hahaha. Birry hafal jalan menuju rumah Gea, tapi ga tau dimana rumah Ugen. Niatnya Fadhlan mau bareng, tapi katanya sendiri aja, biar pake GPS menuju rumah Ugen. Sesampai di rumah Ugen, kok sepi, ini bener ga sih rumah Ugen? Hahaha, eh ternyata benar, dan ternyata aku dan Birry adalah laki-laki pertama yang duluan dateng, ya ampun hahaha ternyata belum pada dateng, kita kecepetan dong kalau gitu? Ga lama kemudian, dateng Fadhlan yang juga mengendarai motor ke rumah Ugen.

Mobilnya mana? Eh ternyata belum ada mobilnya, kok bisa? Sebenarnya lagi dalam perjalanan, makanya Diki dan Adam telat, karena mobilnya jauh sih. Jadi Diki dan Adam yang bawa mobilnya ke rumah Ugen. Aduh lama banget mereka datengnya, ya udah ah semuanya tidur aja. Aku dan Birry udah tidur, tiba-tiba … SUARA APA SIH RIBUT-RIBUT! Aduh tiba-tiba ada Royan, Diki, Adam, dan Ajeng yang muncul sambil makan di ruang TV, tepat disebelah aku, Birry, dan Fadhlan tidur hahaha.

Pas aku lihat ke arah jam, aduh ini mah udah jam setengah 2 pagi! HATI-HATI! Bukannya istirahat untuk di perjalanan, malah pada makan-makan pada saat dini hari, dan mereka belum tidur hahaha. Mereka mulai pada tidur jam 2-3 pagi.

Bandung, Agustus 9, 2015

MENJELANG FAJAR

Bangun ayo bangun, sebenarnya ada video-nya, tapi aku lupa dimana ya, nanti deh dicari lagi yang khusus video pada saat menjelang fajar, ada video Deotrix yang sedang pada siap-siap, membereskan rumah Ugen, mandi, shalat Subuh, baca Qur’an, dan sebagainya. Wokehhh panasin mobil dulu! Setelah pada siap, udah shalat, udah mengaji, dan sebagainya, LANGSUNG BERANGKAT!

Mobil kedua datang, yang nyetir sih ga jauh dari pacarnya Ugen atau pacarnya Dinda di mobil kedua, antara itu aja dah. Nah di mobil pertama lebih besar kendaraannya, Adam yang menyetir, di sebelah kiri ada Diki, lalu paling belakang ada aku, Birry, Fadhlan, dan Royan. Nah tempat duduk yang ditengah adalah para perempuan yang akan kami jemput di rumah Gea, dari rumah Ugen ke rumah Gea dulu dan setelah itu ke rumah pacarnya Gea, yaitu Adli. Jadi yang duduk di tengah ada Adli, Gea, Ein, dan Wangi.

KEBERANGKATAN DI TOL

Di mobil kedua ada Ugen dan pacarnya, Dinda dan pacarnya, begitu juga ada Ajeng disana. Mobil pertama dan mobil kedua jadi terpisah selama perjalanan, karena niatnya bareng-bareng dan sama-sama ga tau lokasi, ya udah kita ketemuan di rest area (lupa rest area berapanya). Setelah ketemuan, baru deh tanpa berpikir panjang dan basa-basi, kami langsung berangkat menuju Bekasi.

Bekasi, Agustus 9, 2015

Sekian lamanya dalam perjalanan, mulai pada ngemil dan mulai pada tidur, akhirnya sampai di rest area yang lebih enak. Kami sengaja berhenti disana untuk ganti baju, liat aja deh video-nya walaupun banyak bagian yang potong sih. Ya pokoknya di rest area tersebut kami mulai mengganti pakaian kami menjadi lebih formal dan menggunakan batik. Selama di rest area aku merekam banyak video dan ucapan-ucapan dari teman-teman, sebagian juga ada yang beli makanan dan kopi untuk di minum karena masih pada ngantuk.

dxa27-1dxa27-2dxa27-3dxa27-4dxa27-5dxa27-6dxa27-7dxa27-8dxa27-9

Kocaknya, pada saat aku mewawancarai Royan, “Nisa … SELAMAT YA! Udah.” ucapan Royan untuk Nisa begitu ‘ga’ niat hahaha, yang penting ngucapin. Pada saat udah pada ganti baju, eh Royan malah kena sial HAHAHA! Karena tiba-tiba dia ga bawa CELANA PANJANG! “Ahh sial, ketinggalan di rumah Ugen, soalnya ga ada di mobil celana panjangnya, kalau gitu mending ga usah ikut daripada saya ikut ke undangan tanpa celana panjang.” Semua mau bantu tapi bingung gimana mau bantunya, yang ada cuman bisa ketawa, karena semenjak berangkat dari rumah Ugen, cuman dia yang pake celana pendek.

Adam punya usul, karena celana yang sedang Adam pakai lebih besar dan panjang, sesuai ukuran Royan, nah mending Royan pake celana Adam dulu. Lalu, Adam gimana? Nah adam menghubungi pacarnya Niekha untuk meminjam celana. Karena nanti Niekha dan pacarnya juga dateng ke pernikahan Nisa. Uh syukur akhirnya pada bisa dan pada pake celana panjang, aduh Royan lain kali jangan bilang hayu hayu siap, tapi ternyata celana panjang mu kagak siap, makanya tertinggal hahaha.

Ya, sekali lagi selamat untuk Nisa dan suaminya yang sudah resmi, semoga bahagia selamanya. Kami pun disana bertemu Ali dan beberapa teman SMA kami yang udah lama ga ketemu. Ali emang berasal dari Bekasi, nah jadi waktu itu setelah dari pernikahan Nisa, pulangnya kami mampir ke rumah Ali, kami disambut dengan baik oleh keluarga Ali, dipersilakan tidur buat mereka yang kurang tidur juga.

Sampe ga kerasa waktu hampir malam, ya mau ga mau kami harus berangkat pulang menuju Bandung setelah shalat Maghrib. Semua udah pada kelelahan dan udah pada tidur, perjalanan sangat macet dan ya pada akhirnya lancar sih pas udah mau menuju Bandung. Selama perjalanan giliran Royan yang menyetir, hampir semua yang di mobil tidur. Tapi syukur, akhirnya kami bisa sampai di Bandung dengan selamat, jujur aja baru nyampe Bandung tuh jam 12 malam.

Buat yang perempuan mereka harus menginap lagi karena bahaya pulang malem-malem jam segitu, tadinya buat yang laki-laki juga mau pada nginep, tapi ga jadi ah, karena hari Senin mulai beraktivitas lagi. Jadi, aku, Fadhlan, Birry, mulai pulang menggunakan motor bersama-sama, dari belakang ada mobil yang ditumpangi Diki dan Adam, kami semua bersama-sama biar ga terjadi hal-hal yang ga diinginkan. Walaupun pada akhirnya kami akan berpisah sesuai dengan jalur menuju rumah kami masing-masing.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: