Episode 32: Pergi ke Pernikahan atau ke Wisuda

Bandung Agustus 21, 2016

Pada episode sebelumnya di ceritakan mengenai pernikahan kang Diki dengan istrinya, Silmi. Pada saat perjalanan pulang dari sana aku dan Ein yang sedang berada satu mobil dengan Niekha dan Fakhri. Ketika di dalam mobil, ini percakapan ku dengan Ein:
Ein: “Kamu wisuda tanggal berapa?
Aku: “8 Oktober.”
Ein: “Ah iya pantesan temen-temen pada bingung, soalnya tanggal itu tuh sama dengan tanggal nikahan aku. Kamu dateng ya nanti.”
Aku hanya tertawa dan berkata, “Ya pengennya aku juga hadir, ke nikahan temen-temen, aku biasanya usahain hadir, tapi kalau bentrok gitu ya gimana dong ya hahaha.”
Ein: “Yahh.”

Hmm, sebenarnya yang lebih penting dan langka tuh acara pernikahan, kalau wisuda bakal gitu-gitu aja, awalnya memang aku berharap di wisuda ku nanti Deotrix bisa hadir di wisuda ku. Meskipun banyak yang bilang ‘diusahakan hadir’ tapi sebenarnya ga ada pemaksaan juga sih, kalau aku lulus tahun lalu mungkin bisa aja Deotrix pada hadir, tapi takdirnya udah lulus di tahun 2016, bertepatan pada hari pernikahan Ein, mau gimana lagi.

Dari hasil diskusi, rencananya setelah Deotrix dari penikahannya Ein, mereka akan berkunjung ke wisuda ku, tetapi memang resikonya adalah acara wisuda ku dengan acara pernikahannya Ein bisa dibilang di jam yang sama, kendala resiko lainnya adalah masalah perjalanan, kemacetan yang luar biasa bulan-bulan Oktober-November di daerah perkuliahan biasanya macet karena wisuda bakal jadi penuh, apalagi bakal macet juga di daerah pernikahannya Ein karena ada acara nikahan. Udah deh itu dijamin kota Bandung PENUH dan RAMAI, emang sih macetnya SUPER DUPER.

Bandung, Oktober 8, 2016

Pagi-pagi sekali Deotrix pergi ke acara pernikahannya Ein, ya biasanya kami datang setelah akad nikah, namun kali ini, kami hadir lebih awal pada saat akad nikah. Selamat deh ya buat Ein dan suami atas pernikahannya. Deotrix yang udah menikah Ai Herlina, Anisa, Diki, Fadli, dan sekarang adalah Ferin, atau biasa dipanggil Ein. Oh iya kok tiba-tiba muncul nama Fadli disitu? Kapan dia nikahnya? Hahahaha, sebenarnya Fadli juga memberitahukan acara bahagianya ke group chat Deotrix, Fadli menikah di Lampung, bagi siapa yang bisa menyempatkan waktunya untuk hadir, Fadli mempersilakannya. Aduh Lampung ya? Walaupun dari Deotrix ga pada dateng, tapi kami tetap memberikan doa untuk Fadli dan istri, dan Deotrix turut bahagia.

14500246_633839256794932_2030562561925633540_o.jpg

Banyak yang berkunjung ke pernikahannya Ein, apalagi sahabat-sahabat Ein seperti Gea, Dira, Ninis, dan Wangi pun menggunakan pakaian yang serasi. Dari sekian pernikahan Deotrix, pada pernikahan Ein ini, ternyata Ilyas sebagai sahabat kami yang juga sibuk di luar sana, akhirnya hadir, bahkan Ilyas hadir pada saat akad pernikahan berlangsung.

Di sisi lain, aku yang sedang wisuda pun merayakan kebahagiaan ku bersama teman-teman atas kelulusannya. Walaupun Deotrix ga pada hadir dan masih berencana untuk datang setelah acara pernikahan Ein, tapi rasanya ga akan sempat karena macetnya minta ampun dan bakal ngabisin waktu selama perjalanan, apalagi acara wisuda ku dengan acara nikahannya Ein tuh jadwalnya sama.

GOPR4484.MP4_snapshot_00.59_[2016.12.20_10.13.52].jpg

Pada saat acara wisuda ku berakhir dan aku akan segera pulang, beberapa Deotrix bahkan sedang dalam perjalanan, aduh lebih baik ga usah deh soalnya aku juga mau pulang, mau foto studio yang udah di pesan haha. Ya mau gimana lagi, perjalanan ku dari kampus ke rumah pun MACET TOTAL MINTA AMPUN, karena ada banyak acara wisuda pada saat itu, dan acara pernikahan, ditambah … ITU HARI SABTU.

Aku sangat menghargai usaha Deotrix juga yang mau hadir ke acara wisuda ku walaupun udah pada pulang karena acara sudah selesai, Fadhlan yang baru sampai terpaksa pulang lagi, aduh maaf ya, tapi aku tetap menghargai usaha kalian yang mau datang kok. Aku di kampus bertemu dengan teman-teman SMA, bukan Deotrix, tapi ya ga apa-apa kok, aku juga seneng udah ada yang mau dateng hahaha. Jadi ya begitulah, walaupun awalnya aku berharap ada banyak Deotrix yang hadir, tapi ya aku juga sudah pasrah dan ikhlas, yang penting mah doa, agar Deotrix juga bisa sukses di kemudian hari.

Tak terasa memang, aku dan Deotrix bertemu di SMA pada saat kelas 1, dan kami tetap bersama-sama dan saling berkomunikasi hingga aku lulus kuliah, waktu memang sebentar ya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: